SK MENDIKNAS RI NO. 01/D/0/2009

KAMPUS & KOMUNITAS

Kenapa Harus Mengikuti Pendidikan Profesi Ners?

Pendidikan tinggi keperawatan merupakan suatu proses yang penting dilakukan secara terstruktur dan bertanggung jawab untuk menghasilkan tenaga-tenaga Ners yang handal, kompeten, belajar terus menerus, dan mampu merespon kebutuhan masyarakat baik secara lokal, nasional, maupun global. Untuk itu institusi penyelenggara program pendidikan tinggi keperawatan memerlukan keselarasan, kesinambungan, dan keteraturan dalam berbagai upaya peningkatan serta pendayagunaan berbagai sumber  agar berdaya guna dan berhasil guna. Dengan demikian program pendidikan Ners dapat memberikan dampak dan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat.

Tahun 1994, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI telah menerbitkan SK Nomor 310/U/1994 tentang kurikulum yang berlaku nasional bagi program sarjana ilmu kesehatan. Dalam kurikulum ini, pembelajaran aspek akademik dan keprofesian diintegrasikan menjadi satu kesatuan. Kurikulum ini disempurnakan melalui SK nomor 129/U/1998 yang menjadikan program pendidikan Sarjana keperawatan melaksanakan kurikulum pendidikan profesi keperawatan dalam 2 (dua) tahap, yaitu tahap akademik dan tahap profesi yang merupakan satu kesatuan. Pada tahap akademik lulusannya mendapat gelar Sarjana Keperawatan disingkat S.Kep., dan tahap profesi lulusannya mendapat gelar profesi Ners disingkat Ns. Perawat dengan gelar S.Kep. belum memiliki kemampuan sebagai perawat profesional karena mereka belum mengikuti pendidikan profesi (Ns.).

Pola penyelenggaraan pendidikan profesi yang menjadi 2 (dua) tahap dikukuhkan dengan diterbitkannya Undang Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa, pendidikan profesi adalah pendidikan setelah sarjana. Sampai saat ini penyelenggaraan pendidikan Ners menjadi 2 (dua) tahap , yaitu tahap akademik selama 8 semester (4 tahun) dan tahap profesi selama 2 semester (1 tahun). Pola penyelenggaraan pendidikan tahap akademik dan profesi yang terpisah diperlakukan sebagai program studi yang terpisah juga. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, setiap program studi memiliki ijin tersendiri.

Berdasarkan Undang Undang No. 20 tahun 2003 dan ketetapan Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) bahwa keperawatan sebagai profesi, mewajibkan pendidikan akademik dan profesi sebagai satu kesatuan utuh dan tidak terpisah atau terhenti sampai ditahap akademik. 

Kotak Pencarian

Admin Area