PRESS RELEASE STIKep PPNI Jawa Barat Sambut 247 Mahasiswa Baru, Siapkan “Future Impact Nurse” di Era Transformasi Kesehatan

PKKMB 2026

BERITA KAMPUS

9/4/20262 min read

Bandung, 4 September 2026 – Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIKep) PPNI Jawa Barat resmi menerima 247 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui Sidang Senat Terbuka dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Jumat (4/9), di Aula STIKep PPNI Jawa Barat.

PKKMB tahun ini mengusung tema “Nurse Impact Journey 2026: From New Student to Future Impact Nurse” dengan semangat membangun calon perawat masa depan yang adaptif, inovatif, penuh kepedulian, dan unggul dalam karakter.

Sebanyak 247 mahasiswa baru tersebut terdiri atas 22 mahasiswa Diploma III Keperawatan, 128 mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan, 59 mahasiswa S1 Alih Jenjang, 24 mahasiswa Profesi Ners, dan 14 mahasiswa Magister Keperawatan. Dari jumlah tersebut, 56 mahasiswa (22,67 persen) adalah laki-laki dan 191 mahasiswa (77,33 persen) perempuan.

Ketua STIKep PPNI Jawa Barat, Linlin Lindayani, Ph.D., mengatakan PKKMB menjadi awal perjalanan mahasiswa untuk membangun kompetensi sekaligus karakter sebagai calon perawat profesional.

PKKMB bukan sekadar kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi awal perjalanan mereka untuk bertumbuh menjadi perawat masa depan yang kompeten, adaptif, inovatif, dan tetap memiliki kepedulian serta nilai-nilai kemanusiaan. Kami ingin mahasiswa memahami bahwa menjadi perawat bukan hanya tentang ilmu dan keterampilan klinis, tetapi juga karakter, integritas, empati, dan kemampuan memberikan dampak bagi masyarakat,” ujar Linlin.

Sidang Senat Terbuka dibuka oleh Ketua Senat STIKep PPNI Jawa Barat, Ns. Diwa Agus Sudrajat, M.Kep. Prosesi dilanjutkan dengan sambutan pimpinan, pembacaan Surat Keputusan penerimaan mahasiswa baru, pelantikan, serta pembacaan janji mahasiswa.

Kegiatan turut menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dr. R. Vini Adiani Dewi, MMRS, yang menekankan pentingnya membangun calon tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan beretika. Mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi SDM kesehatan yang unggul dan siap melayani dengan nilai Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., mendorong mahasiswa untuk menjadi pembelajar yang mandiri, tangguh, kritis, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Mahasiswa juga diingatkan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) secara bijak sebagai alat untuk mendukung pembelajaran dan riset, bukan menggantikan proses berpikir kritis dan orisinal.

Pesan kepemudaan disampaikan Archy Renaldy Pratama Nugraha, S.Kom., M.T., Wakil Sekretaris Umum Bidang Hubungan Antar Lembaga KNPI Kota Bandung melalui materi “Generasi Muda Berkarakter, Berjiwa Kebangsaan, dan Siap Memimpin Masa Depan.” Ia mengajak mahasiswa membangun integritas, tanggung jawab, disiplin, kemampuan berkolaborasi, serta keberanian mengambil peran dan memberi dampak bagi masyarakat.

Pembukaan PKKMB ditandai dengan penekanan tombol sirine sebagai simbol dimulainya perjalanan mahasiswa baru menuju Future Impact Nurse.

Melalui Nurse Impact Journey 2026, STIKep PPNI Jawa Barat berkomitmen menyiapkan generasi perawat yang tidak hanya kompeten secara akademik dan klinis, tetapi juga adaptif terhadap teknologi, berintegritas, berjiwa kepemimpinan, memiliki empati, serta mampu memberikan dampak bagi pasien, masyarakat, dan profesi keperawatan.

HUMAS STIKEP PPNI JAWA BARAT